Bonda,
buku getah lumpur sawah
semua tak pernah kau kisah
sesekali bisa tersimbah
tetap giat kasih di curah
Bonda,
jerit pedihmu tak pernah ku dengar
memang sengaja kau biar
supaya anakmu tidak gusar
agar kehidupan bergerak lancar
Bondaku,
Redhamu, Redha Allah
Murkamu, Murka Allah
Duhai bonda,
kaismu tak harapkan balasan
penuhi anak segulung impian
agar tetap terus perjalanan
apa di rasa tak kami perasan
Bonda,
meski emas tujuh benua
tetap jasamu tidak sama
hajat bawa mu ke pintu syurga
itu saja doa kami bersama
Duhai bonda,
segala dosaku sangat dikesali
apa yang ku buat selama ini
hanya mampu kau tangisi
harap bau syurga bawah tapak kaki
Bonda,
sayang padamu tak pernah kendur
andai ribut rela ku tempur
rela aku yang menggelupur
biar aku yang tidak tidur
Bonda,
tinggi mana aku berdiri tetap teguh
kasih dialah ibuku penuh
tanpa secebis mu aku lumpuh
tanpamu warna jiwaku lusuh
No comments:
Post a Comment