Senja Kini (23 Mei 2013)
Senja itu
hati cuma suku
tiada termampu
untuk berlagu
syahdu
sungguh sayu
kaku terpaku
tergigitkan rasa rindu
biar begitu
senyum aku menunggu
tapi
senja kini
tergaru berkali kali
cuma bayang disisi
cuma berimaginari
hujan tergelincir lagi
ke dalam mata dia refleksi
sayu hati
perasaan ngeri
kadang indah tak terperi
biarkan aku menanti
terus aku begini
sampai yang menjemput hanya mati
izinNya kita jumpa sana nanti
No comments:
Post a Comment