Aku terbaring
penat
tapi selesa
terdamparnya aku
atas peha kamu
nyanyikan aku
dengan belaian
tapi kenapa
kenapa kamu
aku bukan siapa
bukan hulubalang
bukan panglima
bukan laksamana
sementara aku
dicampak campak
kadang dipijak pijak
aku bilang usah
aku jahat
aku tak hebat
layaknya kena sebat
tapi kamu sambut
sambil belai rambut
kamu menyahut
itu aku dulu
kenalmya kamu pada
aku sekarang
No comments:
Post a Comment